TB240116S57 Pengukur Fasa Peralatan Pendidikan Kejuruan Peralatan Pendidikan Sekolah Peralatan Pelatihan ListrikI. Ikhtisar Produk
1.1 Ikhtisar
Pengukur fasa adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur tegangan, arus, dan fasa dalam rangkaian AC tiga fasa. Alat ini banyak digunakan dalam sistem tenaga listrik, perusahaan industri, lembaga penelitian ilmiah, dan bidang lainnya untuk pengukuran energi, pemantauan fasa, komisioning peralatan listrik, dan pekerjaan lainnya. Alat ini dapat secara akurat mengukur amplitudo tegangan dan arus dalam rangkaian dan fasa antar besaran, serta dapat mengukur daya dan faktor daya satu/tiga fasa, frekuensi, dan parameter lainnya, dan dapat menampilkan hasil pengukuran melalui penunjuk, memberikan dukungan data penting untuk manajemen operasi sistem tenaga listrik dan evaluasi kinerja peralatan.
1.2 Fitur
Pengukuran presisi tinggi: Menggunakan struktur mekanik dan komponen elektronik yang presisi, memiliki akurasi dan stabilitas pengukuran yang tinggi, serta dapat secara akurat mengukur parameter seperti tegangan, arus, dan fasa dalam rangkaian.
Tampilan intuitif: Tampilan penunjuk intuitif dan jelas, sehingga memudahkan pengguna untuk membaca hasil pengukuran dengan cepat. Alat ini sangat cocok untuk digunakan dalam kondisi cahaya redup atau ketika hubungan fasa perlu ditentukan dengan cepat. Pengoperasian yang mudah: Dengan antarmuka pengoperasian yang sederhana dan mudah dipahami serta tanda indikasi yang jelas, pengguna dapat dengan cepat memulai tanpa pelatihan yang rumit, sehingga meningkatkan efisiensi kerja.
Aman dan andal: Tiga saluran input tegangan diisolasi dan dipisah satu sama lain, dan tiga saluran arus diinput oleh transformator arus tipe penjepit. Pengukuran dapat dilakukan tanpa memutus rangkaian yang diukur. Tidak perlu menyentuh rangkaian langsung selama pengukuran untuk memastikan pengoperasian yang aman.

II. Prinsip Kerja
Prinsip kerja didasarkan pada teknologi pengambilan sampel AC dan teknologi pengukuran beda fasa. Ketika sinyal tegangan dan arus dari rangkaian yang diukur dimasukkan ke pengukur fasa, sinyal tersebut terlebih dahulu diproses oleh transformator tegangan dan transformator arus untuk mengurangi tegangan dan arus. Sinyal-sinyal ini kemudian dimasukkan ke dalam rangkaian pengukuran tegangan dan arus pada pengukur fasa, dan sinyal-sinyal tersebut disampel dan dikondisikan oleh resistor, kapasitor, dan komponen presisi lainnya untuk mendapatkan sinyal analog yang proporsional terhadap tegangan dan arus. Selanjutnya, sinyal analog diubah menjadi sinyal digital oleh konverter analog-ke-digital (ADC) dan dikirim ke mikroprosesor untuk perhitungan dan pemrosesan. Berdasarkan sinyal digital tegangan dan arus yang diperoleh melalui pengambilan sampel, mikroprosesor menggunakan rumus perhitungan beda fase untuk menghitung beda fase antara dua tegangan, antara dua arus, dan antara tegangan dan arus, lalu menampilkan hasil pengukuran berdasarkan posisi jarum pada dial agar dapat dibaca dan dianalisis oleh pengguna.
