Relai Beban Lebih SR6118E Empat Kutub Peralatan Pendidikan Sekolah Peralatan Pelatihan Kejuruan Meja Kerja Pelatihan ListrikI. Prinsip Kerja dan Penggunaan
Elemen termal dari relai beban berlebih termal terhubung langsung atau melalui transformator arus ke rangkaian motor. Ketika motor kelebihan beban, strip bimetal utama dipanaskan hingga suhu kerja, yang membuat relai bergerak, dan rangkaian daya motor yang mengalami kegagalan daya terbagi, sehingga motor tidak rusak akibat kelebihan beban. Waktu kerja relai beban berlebih termal dan hubungan besarnya arus beban berlebih sesuai dengan waktu terbalik, oleh karena itu, karakteristik termalnya mudah bekerja sama dengan karakteristik termal motor, tetapi juga memiliki struktur sederhana, harga rendah, kinerja stabil, penggunaan yang mudah, dll. Oleh karena itu, pada tahun 1990-an, sebagian besar motor rotor sangkar tupai dan motor rotor lilitan sebagian masih menggunakan relai beban berlebih termal sebagai perlindungan terhadap kelebihan beban, pemutusan fasa, dan operasi ketidakseimbangan arus. Relai beban berlebih termal juga dapat digunakan untuk peralatan listrik lainnya untuk mengontrol status pemanasan peralatan listrik.

II. Data Teknis
Relai beban berlebih (4 kutub 53A & 85A)
Tegangan maksimum: 600V AC, 240VDC.
III. Rentang Aplikasi
Relatif beban berlebih termal memiliki rentang aplikasi: relai beban berlebih termal untuk sirkuit AC 50 Hz, tegangan isolasi nominal 660 V, arus 0,1 ~ 630 A, terutama digunakan untuk proteksi beban berlebih dan kegagalan fasa motor AC tiga fasa. Relai ini juga dapat membentuk starter dengan kontaktor AC adaptif, seperti yang ditunjukkan pada diagram konfigurasi relai termal.
