• Kolom Pendingin, Tipe 5 – Peralatan Pendidikan Sekolah / Meja Kerja Pelatihan Vokasi / Peralatan Pelatihan Termal
  • Kolom Pendingin, Tipe 5 – Peralatan Pendidikan Sekolah / Meja Kerja Pelatihan Vokasi / Peralatan Pelatihan Termal

Kolom Pendingin, Tipe 5 – Peralatan Pendidikan Sekolah / Meja Kerja Pelatihan Vokasi / Peralatan Pelatihan Termal

No.ZT0026
ZT0026 Kolom Pendingin, Tipe 5 – Peralatan Pendidikan Sekolah / Meja Kerja Pelatihan Vokasi / Peralatan Pelatihan Termal
  • Kolom Pendingin, Tipe 5 – Peralatan Pendidikan Sekolah / Meja Kerja Pelatihan Vokasi / Peralatan Pelatihan Termal

Keterangan

ZT0026 Kolom Pendingin, Tipe 5 – Peralatan Pendidikan Sekolah / Meja Kerja Pelatihan Vokasi / Peralatan Pelatihan Termal
1 Gambaran umum produk
1.1 Gambaran umum
Bodi menara pendingin pada unit uji ZT 0026 merupakan struktur silindris yang terbuat dari bahan akrilik transparan sehingga dapat diamati. Di bagian tengahnya terdapat isian (*packing*) dengan luas permukaan variabel yang dirancang untuk membandingkan dan mengamati kapasitas pendinginan dari berbagai tata letak isian (lihat tabel di bawah untuk rinciannya). Baki isian di bagian tengah dapat disesuaikan untuk mengubah luas permukaan pertukaran panas.
Udara masuk ke dalam silinder dari bagian bawah dan mengalir ke atas; bagian saluran masuk dan saluran keluar dihubungkan dengan pengukur tekanan diferensial untuk mengukur penurunan tekanan.
1.2 Fitur
Menara pendingin ZT0026 tipe 2 dapat dihubungkan dengan ZT0022 dan dibandingkan dengan jenis menara pendingin lainnya;
Data saluran masuk dan keluar menara pendingin dapat ditampilkan secara digital melalui instrumen;
Data dari setiap titik siklus unit kerja dapat ditampilkan pada PC melalui perangkat USB;

2 Tinjauan materi
2.1 Faktor utama yang memengaruhi perpindahan panas dan kelembapan
Pada menara pendingin yang beroperasi secara normal, faktor utama yang memengaruhi proses perpindahan panas adalah suhu bola basah udara masuk (suhu saturasi absolut), suhu air masuk, volume udara, dan volume air sirkulasi. Rasio antara volume air dan volume udara disebut sebagai rasio air-udara (*water-to-air ratio*).
(1) Pengaruh suhu bola basah udara masuk:
Jika faktor-faktor lain (suhu air masuk, volume air, volume udara) dijaga tetap konstan, daya perpindahan panas (perbedaan entalpi) dari keseluruhan proses perpindahan panas akan menurun seiring dengan meningkatnya suhu bola basah udara luar; hal ini berarti kapasitas pelepasan panas menara pendingin menjadi lebih rendah.
(2) Pengaruh suhu air masuk:
Jika faktor-faktor lain dijaga tetap konstan dan hanya suhu air masuk yang diubah, daya pertukaran panas dari keseluruhan proses pertukaran panas akan meningkat seiring dengan naiknya suhu air masuk; hal ini menunjukkan kapasitas pelepasan panas menara pendingin yang lebih kuat.
(3) Pengaruh aliran udara:
Jika faktor-faktor lain dijaga tetap konstan dan hanya laju aliran udara yang diubah, maka seiring dengan meningkatnya volume udara, jumlah udara yang bersentuhan dengan satuan volume air akan bertambah, sehingga kapasitas pelepasan panas menara pendingin pun meningkat. (4) Pengaruh volume air:
Pertahankan faktor-faktor lain tetap konstan dan ubah hanya volume airnya. Seiring dengan meningkatnya volume sirkulasi air pada menara pendingin, jumlah udara yang bersentuhan dengan satuan volume air berkurang, sehingga pertukaran panas pun menurun. Suhu air keluar meningkat seiring dengan kenaikan suhu masuk dan suhu keluar air pendingin yang bersirkulasi. Selisih suhu menjadi lebih kecil, sehingga kapasitas pendinginan menara pendingin pun berkurang.