• 430C Trainer Turbin Francis – Peralatan Pelatihan Teknik Fluida, Peralatan Pengajaran, dan Peralatan Didaktik
  • 430C Trainer Turbin Francis – Peralatan Pelatihan Teknik Fluida, Peralatan Pengajaran, dan Peralatan Didaktik

430C Trainer Turbin Francis – Peralatan Pelatihan Teknik Fluida, Peralatan Pengajaran, dan Peralatan Didaktik

No.SR-HM
SR-HM 430C Trainer Turbin Francis – Peralatan Pelatihan Teknik Fluida, Peralatan Pengajaran, dan Peralatan Didaktik
  • 430C Trainer Turbin Francis – Peralatan Pelatihan Teknik Fluida, Peralatan Pengajaran, dan Peralatan Didaktik

Keterangan

SR-HM 430C Trainer Turbin Francis – Peralatan Pelatihan Teknik Fluida, Peralatan Pengajaran, dan Peralatan Didaktik
1. Deskripsi
• karakteristik turbin Francis yang bertenaga
• tampilan optimal terhadap area operasi turbin
• sudu pengarah yang dapat disesuaikan untuk mengatur daya keluaran. Turbin Francis termasuk dalam jenis turbin reaksi, yang mengubah energi tekanan dari fluida kerja menjadi energi kinetik di dalam sudu pengarah dan rotor. Turbin Francis digunakan untuk tinggi jatuh (head) menengah. Daya turbin dikendalikan dengan cara menyesuaikan sudu-sudu pengarahnya. Dalam praktiknya, turbin Francis digunakan pada pembangkit listrik aliran sungai (run-of-river) dan pembangkit listrik penyimpanan terpompa (pumped storage). SR-HM430C memungkinkan pengamatan terhadap fungsi dan perilaku operasi turbin Francis. Dimensi alat peraga ini menjamin diperolehnya nilai-nilai pengukuran yang realistis. Sirkuit air tertutupnya terdiri dari sebuah tangki dengan opsi pendinginan, sebuah pompa sentrifugal, dan katup pengatur aliran untuk menyesuaikan tekanan masuk (inlet).
Area operasi turbin yang transparan memungkinkan pengamatan yang optimal terhadap aliran air, rotor, dan sudu-sudu pengarah selama operasi berlangsung. Dengan menyesuaikan sudu-sudu pengarah, sudut serang (angle of attack), luas penampang, dan dengan demikian daya keluaran turbin, akan mengalami perubahan. Sebuah mesin asinkron digunakan sebagai generator untuk memberikan beban pada turbin. Sebuah pompa dengan kecepatan variabel—yang diatur melalui konverter frekuensi—menjamin tercapainya operasi yang efisien secara energi.
Kecepatan putar turbin dicatat menggunakan sensor posisi induktif non-kontak yang terpasang pada poros generator. Generator tersebut dilengkapi dengan bantalan pendulum dan sensor gaya untuk menentukan nilai torsi. Tekanan pada sisi masuk dan keluar turbin, suhu, serta laju aliran dicatat oleh sensor-sensor yang tersedia. Nilai-nilai pengukuran tersebut ditampilkan secara digital dan dapat diolah lebih lanjut menggunakan komputer (PC). Data keluaran dari turbin yang sedang diuji ditentukan nilainya dan dapat direpresentasikan dalam bentuk kurva karakteristik.
Tujuan Pembelajaran/Eksperimen
• investigasi mengenai konversi energi hidrolik menjadi energi mekanik
• penentuan daya mekanik dan daya hidrolik turbin
• penentuan efisiensi
• pencatatan kurva karakteristik
• investigasi mengenai pengaruh posisi sudu pengarah
• diagram segitiga kecepatan

2. Spesifikasi
[1] Investigasi turbin Francis
[2] Sirkuit air tertutup yang dilengkapi pompa, motor, katup pengatur aliran, dan tangki dengan opsi pendinginan
[3] Pompa dengan kecepatan variabel melalui konverter frekuensi
[4] Pengaturan laju aliran melalui katup pengatur aliran
[5] Pembebanan turbin menggunakan mesin asinkron sebagai generator
[6] Rotor dan sudu pengarah turbin terlihat sepenuhnya
[7] Sudu pengarah yang dapat diatur untuk menetapkan berbagai sudut serang
[8] Pengukuran kecepatan non-kontak pada poros generator dan sensor gaya untuk mengukur torsi penggerak
[9] Tampilan digital untuk suhu, laju aliran, dan tekanan (manometer tambahan termasuk dalam lingkup suplai), serta kecepatan, torsi, dan daya listrik generator